Hai!
Hai. Perkenalkan. Aku Euneke, dosen, sedang mengejar PhD dalam waktu dekat.
Pengen nanya deh. Pernah nyoba makan tapi masukin makanannya 2 sampai 3 suapan sekaligus? Keselek ngga?
Belakangan aku overwhelm banget dengan dunia orang dewasa ini. Sebagai ibu 1 anak yang nyambi jadi wanita karir, rasanya punya mimpi untuk studi lanjut dibiayain orang atau negara kok kayak jadi suapan yang engga mungkin bisa masuk ke mulut. Kenapa? Karena isi mulutnya keburu penuh dengan nyiapin bahan ajar, mengoreksi tugas mahasiswa, pekerjaan administratif jabatan struktural, jadwal sekolah anak, evaluasi gizi dan tumpuh kembang anak dan lain-lain. Rasanya udah bukan keselek lagi, kalau bisa dimuntahin ya pengennya begitu, tapi mungkin menjadi dewasa memang seperti ini ya?
Jadi suatu hari, dengan kesadaran dan otak yang sama-sama penuh, aku buka blog yang sudah lama sekali tidak aku buka. Menariknya, saat aku kembali membuka blog dan masuk ke akunku, ternyata aku seperti menemukan kapsul waktu pribadiku. Blog ini dulunya sempat dibuat dengan nama yang lain. Sepertinya niat awal dari blog ini hanyalah sebagai tempat curhat sekaligus berbagi info-info yang dulu aku anggap informatif, walau setelah dibaca sekarang engga informatif-informatif banget.
Tapi setelah melihat semua tulisan yang pernah diposting dan tidak pernah diposting, justru ada hal lain yang membuat aku tertarik: polanya.
Tahun 2010 di Bulan Juni, ada arsip sebuah blog lama yang berjudul: Fantasia. Isinya tulisan-tulisan tentang mahkluk-makhluk mitologi yang aku kenal dari bacaan-bacaan fantasi seperti Harry Potter, The Bartimaeus Trilogy, Eragon dan lain-lain. Mungkin saat itu, remajaku sangat mencintai dunia fantasi dan ingin berbagi kecintaannya pada dunia.
Tahun 2018 ada arsip lagi yang isinya... ah, ini cukup menarik untuk diceritakan di lain hari. Intinya arsip ini adalah tulisan-tulisan yang sebaiknya pembacanya memang hanya 1 orang, yaitu penulisnya sendiri.
Tahun 2026 ini, aku buka blog ini kembali. Mau ngapain? Mau nulis lagi, walaupun awalnya belum tau mau nulis tentang apa.
Kalau mau dipikir-pikir, apa yang terjadi pada tahun-tahun blog ini dibuka?
Tahun 2010 aku gagal masuk ke ITB. Anak yang terkenal selalu rangking ini tidak diterima di kampus impiannya. Patah hati, sakit, sendirian, alam bawah sadarku membawaku melarikan diri kepada lembaran-lembaran buku yang saat itu menjadi sahabatku. Kisah-kisah itu yang membuatku menulis cerita-cerita tentang Burung Phoenix, Medusa dan lain-lain.
Tahun 2018, lucunya sekarang aku kesulitan lulus dari ITB. Setelah berhasil masuk di jenjang magister pada tahun 2016, dua tahun kemudian aku kesulitan untuk meluluskan diri dari sana. Dibayangi dana tunjangan beasiswa yang tidak akan cair kembali di semester kelima dan tabungan yang tidak ada sama sekali, aku kembali menulis, mencari ketenangan.
Tahun 2026. Hari ini aku membuka kembali blog pribadiku, memulai lembar postingan baru dan berniat untuk mengetik draft tulisan yang entah apa topiknya, entah apakah akan kembali menjadi arsip atau bisa aku bagikan kepada dunia. Dari sinilah aku menemukan arsip-arsip lama itu.
Lalu aku berpikir, apa yang terjadi hari ini, sampai aku merasa butuh kembali kesini? Namun, setelah aku menemukan arsip-arsip lama itu, bukan topik tulisan hari ini yang menjadi pusat pikiranku. Kok aku malah disapa oleh aku-aku yang lalu?
Membaca kisah-kisah itu, aku ingat kembali seorang remaja yang ketakutan karena tidak punya teman di SMA, menghadapi kegagalan besar pertamanya sendirian saat Bapak mencari uang keluar kota untuk mengatasi keuangan keluarga yang kacau karena pembiayaan pengobatan penyakit alm. Mamah.
Aku juga disapa kembali oleh seorang dewasa muda yang kebingungan karena tidak tau harus minta tolong kesiapa kalau tidak berhasil menyelesaikan studi yang dipilihnya sendiri dan di saat yang bersamaan harus berkutat dengan patah hati diam-diam sambil tetap berusaha memegang prinsip moralnya.
Dan aku sampai di hari ini, si wanita yang aku kira sudah dewasa, tapi ternyata masih sama saja dengan si remaja dan dewasa muda itu. Ternyata, engga semua berubah ya? Tapi ngga apa-apa. Aku sayang dengan semua versi diriku, yang aku kenal ataupun yang sempat aku lupakan lalu sekarang menyapaku lagi melalui arsip-arsip tulisan bersela 8 tahun di sini.
Jadi, salam kenal. Aku Euneke, dosen yang sedang mengejar PhD dalam waktu dekat. Ayo, aku akan ceritakan kisah dan perjuanganku menggapai mimpi saat ini. Kalaupun tulisan ini tidak ditemukan siapa-siapa pun tidak apa-apa. Mungkin, aku di masa depan bisa membaca tulisan ini dengan tersenyum senang, seperti menyapa teman lama tiap 8 tahun sekali, agar bisa mengenang masa lalu bersama-sama.
Cheers!
Komentar
Posting Komentar